Mengapa manusia perlu berkomunikasi ?

Saturday, July 03, 2010

| | |
Sebagai makhluk sosial manusia senantiasa ingin berhubungan dengan manusia lainnya. Jika orang tidak pernah berkomunikasi dengan orang lain niscaya ia akan merasa terisolasi dari masyarakatnya. Pengaruh dari keterisolasian ini akan menimbulkan depresi mental yang pada akhirnya membawa orang kehilangan keseimbangan jiwa. Oleh sebab itu menurut Dr. Everett Kleinjan dari East West Center Hawaii, komunikasi sudah merupakan bagian kekal dari kehidupan manusia seperti halnya bernafas. Sepenjang manusia ingin hidup maka ia perlu berkomunikasi.
Profesor Wilbur Schramm menyebut bahwa komunikasi dan masyarakat adalah dua kata kembar yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Sebab tanpa komunikasi tidak mungkin masyarakat terbentuk, sebaliknya tanpa masyarakat maka manusia tidak mungkin dapat mengembangkan komunikasi (Schramm; 1982)
Menurut teori dasar Biologi manusia ingin berkomunikasi dengan manusia lainnya itu karena adanya dua kebutuhan, yakni kebutuhan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Harold D.Lasswell salah seorang peletak dasar ilmu komunikasi lewat ilmu politik menyebut tiga fungsi dasar yang menjadi penyebab, mengapa manusia perlu berkomunikasi :
1. Hasrat manusia untuk mengontrol lingkungannya. Melalui komunikasi manusia dapat mengetahui peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan untuk kelangsungan hidupnya serta menghadapi segala ancaman yang akan menimpa alam sekitarnya. Bahkan dengan komunikasi manusia dapat mengembangkan pengetahuannya dengan cara belajar dari pengalaman ataupun informasi yang didapat dari lingkungannya.
2. Upaya untuk dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Proses kelanjutan suatu masyarakat itu adalah bagaimana selanjutnya beradaptasi dengan lingkungannya. Penyesuaian ini dilakukan agar manusia hidup dalam suasana yang harmonis
3. Upaya untuk melakukan transformasi warisan sosialisasi. Suatu masyarakat yang ingin mempertahankan keberadaannya, maka mereka dituntut untuk melakukan pewarisan nilai-nilai yang ada. Misalnya bagaimana orangtua mengajarkan tata karma yang baik kepada anaknya, media massa menyalurkan pesan kepada khalayak.
Professor David K.Berlo dari Michigan State University menyebutkan secara ringkas bahwa komunikasi sebgai instrument dan interaksi yang berguna untuk mengetahui dan memprediksi sikap orang lai, juga untuk mengetahui keberadaan diri sendiri dalam mencipatakan keseimbangan dalam masyarakat. (Byrnes, 1965)
Jadi proses komunikasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, karena dengan komunikasi kita bisa mengatur tata karma, mewariskan kebudayaan dll. Bisa dikatakan untuk sekarang ini keberhasilan seseorang tergantung bagaimana proses komunikasi yang ia lakukan.

0 comments:

Post a Comment